Dart Programming - Exception @ Cong Fandi | 2021-07-07T00:51:00+08:00 | 2 minutes read | Update at 2021-07-07T00:51:06+08:00

Sebelum kita masuk kemateri, coba bayangkan jika ada logika pada aplikasi kita yang tidak dapat berjalan dengan baik atau istilahnya

BUG?, pernah kebayang tidak cara handlenya? atau bayangkan kalian diminta untuk melakukan operasi mate matika yang membuat program error seperti 1/0 ? kalian pernah terpikirkah bagaimana cara menghandle hal semacam itu ? nah, jika kalian belum ada bayangan, yuk kita bahas bareng dengan solusi yang ditawarkan oleh dart.

Exception adalah sebuah proses yang bertujuan untuk menanggapi/merespon kejadian anomali. Kejadian anomali ini dapat ditimbulkan oleh software atau hardware.

Disclaimer

Pada tutorial ini IDE yang digunakan adalah DartPad

Kapan menggunakan Exception

Secara umum exception akan dipanggil atau digunakan saat kita membuat sebuah program yang apa sebuah proses dijalankan akan berpeluang mengalami masalah seperti saat mengakses camera pada perangkat. Jika perangkat tidak memiliki camera maka exception akan dijalankan. contoh kasus lain saat kita punya 2 variable yang akan melakukan proses pembagian atau perkalian akan tetapi nilai dari pembagi atau pengalinya bisa saja bernilai 0 karea ada proses sebelumnya, maka kita bisa menggunakan exception.

Cara penulisan

untuk menuliskan perintah exception kita cukup gunakan code try diawal sebuah proses dan diakhiri dengan catch atau on. Exception pada dart juga bisa diimplementasikan pada sebuah function dan kelas namum bagian ini kita bahas pada tutorial selanjutnya yaitu tentang Function

  • contoh penulisan dengan catch, gunakan jika kalian tidak tahu result errornya.
    try{

      }catch(e){

    }
  • contoh penulisan dengan on, dapat digunakan saat kalian sudah tahu kokndisi errornya karena apa.
    try{

    }on IntegerDivisionByZeroException{

    }
  • contoh penulisan dengan diakhiri finally, aksi dalam final akan tetap di eksekusi meskipun ada atau tidak ada exception ayng dijalankan.
    try {

    } catch (e) {

    } finally {

    }

Contoh dalam program

Perhatikan gambar dibawah ini :

exception1

pada agmbar diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa saat menggunakan exception on dan terdapat exception, maka program akan dimatikan secara paksa dan tidak akan memproses code selanjutnya.

exception1

Berbeda dengan gambar pertama, gambar ini menunjukan bahwa saat kita menggunakan exception catch ada atau tidak ada exception, baris perintah selanjutnya akan tetap dijalankan.

Ok sobat ngoding, gimana? apa sudah mulai pusing?

Ditahan dulu ya pusingnya masih banyak yang harus kita pelajarin laginih xD yaitu tentang Function. Sampai jumpa disana ya teman teman :-).

Jika tak mampu menahan lelahnya belajar, maka harus mampu menahan perihnya kebodohan Imam Syafii

© 2018 - 2021 The Ngoding

Powered by Hugo with theme Dream.

avatar

The NgodingSebuah cita-cita hanyalah mimpi jika tidak tahu cara mewujudkannya